Rabu, 04 April 2012

Posting Tengah Malem

omigot jam gini gua masih melek nih haha *liat jam > 2.30 pagi, waaaaw... padahal besok gua harus sekolah. mau jadi apa ini ? *jangan ditiru oke ?. kalo lagi ga bisa tidur gini kadang gua bingung mau ngapain, yaudah deh mending gua ngepost ye gak haha.. tapi apa yang pengen gua posting malem malem gini ? *plaaak. haaaaa ! bagaimana dengan persoalan cinta ? wew mungkin menarik yah. mmmm.. langsung aja , kayanya gua pengen ngebahas tentang "CINTA=GALAU" asekasek.

Cinta dan Galau itu ibarat pejuang dan perang *merdeka!!! haha. Bila kalian berani menjadi pejuang yang siap berperang, maka kalian juga harus berani mempertaruhkan nyawa kalian, ye ga ?. Sama halnya dengan ‘cinta’ dan ‘galau’, bila kalian berani untuk mencintai serta melakukan segala hal yang berhubungan dengan ‘cinta’, maka kalian juga harus berani menjadi ‘galau’ *menurut gue. hahaha walau sedikit garing, gak nyambung, atau gak masuk akal, tetapi seenggaknya gue mencoba untuk membuka postingan ini dengan sesuatu yang ’segar’.  *segar sari lu kata

“Cinta itu sesuatu yang sangat indah bila kita merasakannya”, kata orang. “Cinta itu datang dari mata turun ke hati”, kata orang. "cinta itu memang buta", kata orang. “Cinta itu bisa membuat remaja yang sedang jatuh cinta senyum-senyum sendiri memikirkan orang yang mereka cintai”, itu kenyataan. “Cinta itu membuat orang rela melakukan segalanya demi orang yang mereka cintai”, tergantung orangnya juga. “Cinta itu bisa membuat orang menjadi galau”, kata orang dan gue sepakat Namun kenapa cinta dekat sekali dengan galau? nahlo nahlo ! kenapa ?

Kadang kalian ingin sekali merasakan cinta walaupun tidak menyadari apa arti cinta itu sendiri. Kadang kalian berani mencintai tetapi tidak berani menanggung konsekuensinya. Cinta memang bisa membuat orang ‘mabuk kepayang’*berat bahasa gue, apalagi bila cinta itu dirasakan oleh remaja. Kebanyakan orang khususnya remaja, sangat ‘fanatik’ dengan cinta itu sendiri, dengan kata lain menganggap cinta itu hal yang ‘wajib’ mereka rasakan dan menganggap bahwa cinta mereka di atas kepentingan lain, tetapi tidak begitu mengerti apa yang harus dihindari dari mencintai. Kata orang cinta itu bisa membuat kita buta, dalam hal tersebutlah yang ditakutkan dari cinta yang dirasakan oleh remaja.

Bila mereka sudah ‘buta’ diakibatkan oleh cinta itu sendiri, kita bisa melihat remaja-remaja jaman sekarang curhat di media sosial seperti Twitter, Facebook, bahkan Blog *hadehh jaman sekarang (sama gue juga). Entah apa aja yang diomongin di media sosial mengenai cinta, mulai dari kata-kata manis untuk sang kekasih atau pun orang yang dicintai *cikiciw gombal nih ye, pujian-pujian, hingga KEGALAUAN mereka yang senantiasa mengisi Timeline Twitter dan Facebook yang bisa dibaca oleh orang lain. Kemudian, apakah cinta itu dekat sekali dengan galau yang ‘pasti’ dirasakan oleh setiap orang yang merasakan cinta?

Ternyata cinta itu selain datangnya tiba-tiba dan sangat mengejutkan dan membuat orang yang merasakannya bahagia, tetapi cinta itu juga mampu membuat orang sedih atau pun galau *sekasek. Bahkan KEGALAUAN itu juga mempengaruhi keseharian lo lo pada, remaja yang galau karena cinta misalnya setiap hari makan 3 kali sehari frekuensinya menurun menjadi sekali sehari *diet ape kurang beras lo?. Tiap malam mendengar lagu-lagu cinta atau pun lagu-lagu patah hati sebagai kenangan dengan orang yang mereka cintai atau pun mantan kekasih *apa ga punya TV ?. Bisa juga frekuensi ngobrol dengan teman-teman yang biasanya gosip sepanjang hari berganti dengan curhat karena galau sepanjang hari *sariawan ?. Dan satu hal yang akhir-akhir ini remaja yang sedang galau lakukan adalah, nge-tweet curhatan galaunya di Twitter atau pun meng-update status di Facebook. Setiap hari pasti ada saja tweet maupun status tentang KEGALAUAN tersebut.*mau banget ya ?

Cinta itu dekat sekali dengan galau karena cinta itu membuat orang-orang yang mencintai merasa orang yang mereka cintai menjadi bagian dari dirinya, dan bila ada sesuatu yang ‘mengganggu’ maka rasa gundah dan sedih pun akan dirasakan *asek bahasa gua. Galau itu sendiri efek langsung dari cinta. Bila ada sesuatu yang mengganggu bagi mereka yang mencintai, entah itu kerinduan karena jarak mereka yang jauh dan jarang bertemu, entah itu pertengkaran antar mereka yang mencintai dalam status hubungan, entah itu cinta yang tak terbalas, dan sebagainya pasti menimbulkan efek ‘galau’ bila perasaan mereka terganggu. Galau itu dekat sekali dengan cinta, dan seperti cinta yang datangnya tiba-tiba, galau juga bisa cepat datangnya dan juga terkesan tiba-tiba (karena jaraknya dekat) bagi orang yang mencintai  

gue akui, cinta itu sendiri dekat sekali dengan galau. Setiap ada masalah dalam diri kalian dengan orang yang kalian cintai misalnya bertengkar, orang yang kalian cintai cuek, orang yang kita cintai tidak memberi respon terhadap cinta kalian, dan sebagainya pasti membuat kita galau *kasian amat lo ?. gue sendiri merasakan itu.
*Gubraaaaaaakkkkkkkk !!!!

Memang cinta dan galau itu sejalan. Setiap ‘kisah cinta’ pasti terisi ‘kisah galau’ di dalamnya. Memang sudah sepaket sih, mau digimanain lagi *tinggal pesen. Cinta itu dekat sekali dengan galau. Jadi bagi kalian semua, khususnya remaja, berhati-hatilah dengan hal yang disebut ‘cinta’. Persiapkan diri untuk kedatangan ‘cinta’, dan berhati-hatilah memberikan ‘cinta’ kepada orang yang kalian cintai. Hal tersebut mungkin belum bisa meredam rasa galau, tetapi setidaknya dapat meredam efek galau yang diberikan. udah ah segitu aje gua ngepostingnya hahaha 

selamat malam dah haha :D *mata gua udah beler kaya orang homo yang lagi diperkosa. woooww keren :o

0 komentar:

Posting Komentar

tes

 
Copyright 2009 Aditya Dwi Laksana Putra. Powered by Blogger
Blogger Templates created by Deluxe Templates
Wordpress by Wpthemescreator