Rabu, 27 November 2013

hmmmm bijak

selamat malam :) malam ini cerah menurut penglihatan gue, ada bintang ada bulan dan ada kamuu *hiyaaaa traktakdungces.. hidup ini penuh kecerahan terutama hati yang selalu merasakannya, suasana hati memang menjadi salah satu faktor tentang bagaimana kita. suatu ketika hati memang terkadang teramat senang dan berada pada posisi kebebasan dan terkadang pula hati berada posisi teramat tertekan yang menyebabkan seseorang merasakannya dengan rasa yang mereka rasakan haha *apaansih gue

ya, mungkin kalian yang khususnya masih anak labil baru gede *ciatciutciat perasaan hati memang menjadi problema yang dominan pada masa kini, perasaan yang mudah bergejolak akan membuat perasaan hati kita terpengaruh oleh sesuatu yang tidak stabil. mungkin ini menjadi titik awal seorang remaja dalam hidupnya untuk belajar menyesuaikan diri dan belajar menguatkan perasaannya dalam kondisi apapun, hingga pada suatu saat sampailah kepada titik cerah yaitu ketika kita sampai pada masa dewasa setelah proses belajar tersebut. 

Kita yang posisinya dalam proses belajar tersebut harus dapat membiasakan diri terhadap perubahan suasana hati yang tidak stabil karna ini sangat berpengaruh bagi kondisi emosional diri kita dimana pada saat suasan hati bergejolak gembira pastilah emosi kita akan semakin menekan untuk mengeluarkan aura positif terhadap lingkungan *acungkan jempol kaki hahahaapasih, namun sebaliknya kita pun harus dapat menyesuaikan diri bilamana suasana hati kita dalam posisi down atau terpuruk, mungkin saja pada posisi seperti ini kalian akan menjadi sosok yang egois,sensitif dan tidak percaya diri hehe bukankah begitu ? *saiiiik lah ah haha

namun satu hal yang dapat kita ambil dari realita proses peremajaan diri tersebut, kita dapat belajar bagaimana kita mengendalikan perasaan, emosi dan pikiran kita *greget bahasa gueee ah. mungkin ini sulit karna kita akui ini tak semudah membalikan telapak kaki semut *tuuuut haha namun jika kita dapat menguasainya untuk tetap tenang dan berusaha sebaik mungkin untuk mengolah diri tentulah hal seperti itu dapat kita kendalikan dengan baik. dimana kita harus bangkit dan meyakinkan hati kita bahwa semua baik baik saja dan dimana kita harus tetep mempertahankan kondisi perasaan kita pada posisi yang nyaman bagi kalian *all is well hahaha nyambung ga sih dari tadi bahasa gueee ? bodo amat !

nah, selain dari diri kita yang dapat mengaturnya, ternyata kondisi lingkungan dan faktor ekstern pun sangat berpengaruh terhadap suasana hati kita, contohnya ya keluarga, teman atau dooooo? iiiiiiiiiiii *asemeleee joooongs hahaha bukankah begitu ? *saiiik hahaha karna bagaimanapun juga keluarga, teman atau doi yang pada dasarnya selalu berada disekeliling kita menjadi faktor bagaimana anda, mungkin pada saat anda mempunyai masalah didalamnya maka perasaan anda akan tergoyah dan mudah bergejolak, maka disini kita perlu lagi penyesuaian dan rasa saling menyayangi antar sesama agar terciptalah suasana hati yang harmonis sehingga hal hal yang menjadi kebiasaan buruk dalam berperasaaan dapat kita kendalikan dengan hal hal positif hehehehehehe

anjrit ! malem ini gua sok bijak banget lah ya ! ga ada ujan ga ada angin ini hahahahahaha gapapalah itung itung supaya menjadi lebih dewasa hahaha biar suasana atinya jadi tentreem,damai,sejahtera hahaha *merdekaaaa ! oke sekian ! bodo amat !

Selasa, 05 November 2013

sebuah proses, sebuah perubahan

Hai Kawan, proses ? perubahan ? apa yang anda pikirkan ? cara ? berubah wujud ? atau ? oke lupakan hal itu, disini kita akan sedikit lebih serius mungkin dalam topik kali ini hehe... ya, dalam topik ini saya akan mendominasikan isi yang tujuannya memberikan sebuah pemikiran dan konsep baru dalam kehidupan kita. ya semoga ini bermanfaat bagi anda, kamu, saudara, saudari, situ, soto, siti *halah.dari pada ngalor ngidul yuk capcus kita masuk ke tema :D haha *sedikit serius nih bahasanya, sedikit lah yaaa.........

Kehidupan senantiasa berubah dan silih berganti. Semenjak penciptaannya, alam semesta beserta segala isinya selalu mengalami perubahan dari masa ke masa. hal ini mengingatkan saya kepada sebuah pelajaran geografi yang saya ketahui di sekolah saya *pak Heri ! haha lupakan. yaitu Teori ledakan besar ‘big bang’ yang menjadi awal mula jagat raya ini, tentu jauh berbeda kondisinya saat ini dengan ketika awal penciptaanya. Hijau dan suburnya bumi ini tentu tidak sama ketika ribuan bahkan jutaan tahun yang lalu mengalami kegersangan. Ya, alam memberikan pelajaran tentang perubahan. Perubahan menuju kondisi yang lebih baik.

Manusia mestinya juga bisa belajar dari dirinya sendiri. Metamorfosa seorang manusia dari setetes air yang hina menjadi janin, kemudian datang ke alam fana ini sebagai bayi, tumbuh menjadi anak kecil yang riang, dan bersemangat, lalu tumbuh memasuki usia remaja hingga menjadi dewasa dan tua, ini merupakan contoh lain sebuah perubahan.

Namun, yang terpenting  yakni bahwa perubahan adalah sebuah proses kehidupan itu sendiri. Hanya mereka yang mau dan siap berubah saja yang akan menjadi ‘petarung’ tangguh dalam kehidupan ini *jagoan ceritanya. Sedangkan yang tidak siap melakukan perubahan, maka hanya akan menjadi ‘pecundang’ dan mati tergilas kehidupan *cupu wkwk

oke lebih serius lagi, ekhm hmmmmmmm

Berubah menjadi lebih baik, lebih, kuat, atau lebih sukses sudah barang tentu memerlukan proses dan perjuangan. Keberhasilan tidak datang kepada para pemalas dan pemuja angan-angan yang tidak pernah berusaha untuk menggapainya. Keberhasilan juga tidak datang kepada penikmat kemudahan yang bodoh, bahkan keberhasilan tidak akan menghampiri para pecundang/pecupu dan siapa saja yang mudah putus asa. Karena keberhasilan dan kesuksesan memiliki cara tersendiri untuk datang kepada para pemiliknya.

Satu kisah metamorfosa berikut yang mungkin saya pikirkan secara logika dan benar saja sungguh sangat luar biasa untuk menjadi pelajaran bagi ‘petarung-petarung’ kehidupan yang tangguh, sedikit menggunakan akal dan logika untuk sebuah penerapan dalam cerita ini,

Suatu hari, muncul celah kecil pada sebuah kepompong. Seorang anak muda sebut saja dia bejo *reportase investigasi wkwkwkwkwk. berada didekatnya dan memperhatikan detik demi detik calon kupu-kupu kecil itu berjuang keras untuk keluar dari celah tersebut. Sudah berjam-jam lamanya celah itu hanya bergerak sedikit demi sedikit, sampai kemudian tampak terhenti. Sepertinya usaha tersebut sia-sia belaka dan seolah usahanya gagal dan tak mungkin berhasil.

si bejo itu tertegun, dan akhirnya memutuskan untuk membantu membongkar kepompong tersebut. keluarlah kupu-kupu kecil dengan mudah darinya. Namun, apa yang terjadi? Tubuh kupu-kupu itu kecil dan sayapnya tidak mengembang dan kurang sempurna. si bejo diam dan terus memperhatikan, berharap bahwa sebentar lagi sayap tersebut akan terbuka, membesar, dan berkembang menjadi sayap yang kuat yang dapat membawa tubuhnya sendiri terbang mengarungi dunianya yang baru.

Akan tetapi, apa yang diharapkan bejo itu tidak kunjung datang *php mungkin kupu kupunya. Sayap itu tetap lemah dan tidak mengembang hingga akhirnya kupu-kupu tersebut menghabiskan hidupnya dengan merayap dan lemah. *cupcupcup cacian cupucupunya wkwkwkwk

oke lebih serius lagi ah, 

Kehidupan dan perubahan membutuhkan perjuangan, seekor kupu-kupu secara alamiah tidak pernah lelah dan putus asa untuk merobek kepompong yang menghalanginya dari dunia luar. Namun, sungguh bahwa upaya keras dan panjangnya itu adalah sebuah proses untuk dirinya menjadi lebih matang, kuat dan tangguh. Untuk melanglang buana menjalani kehidupan berikutnya yang penuh kesempatan.

Demikian pula dengan kita, manusia. Jika diresapi lebih mendalam, maka segala tantangan dan ujian hidup hanya lah sebuah jalan menuju kematangan dan kesiapan meraih keberhasilan. Mengapa tidak mencoba untuk berfikir, bahwa awal-mula kehidupan setiap manusia dimulai dengan pertarungan. Dan kita adalah sosok petarung tangguh dan pemenang itu. Karena setiap manusia tumbuh dari benih pilihan yang unggul dan telah mengalahkan ribuan bahkan jutaan sperma lainnya. Bukankah kita telah dilahirkan sebagai ‘petarung’ yang tangguh dan kuat ? *sakatonik ABC sehat, kuat, rajin belajar wkwkwkwk

oke. Karenanya, keyakinan dan perubahan adalah jalan meraih keberhasilan dan kehidupan yang lebih baik bagi para petarung sejati. Saatnya memulai untuk ber-metamorfosa!

Sekian

tes

 
Copyright 2009 Aditya Dwi Laksana Putra. Powered by Blogger
Blogger Templates created by Deluxe Templates
Wordpress by Wpthemescreator